17
Aug
Author: argyo | Category:
Development
SIKLUS PERENCANAAN PROGRAM
Drs. Argyo Demartoto, M.Si
Keberhasilan sutau kegiatan seberapa besarnya, sangat tergantung pada perencanaan yang seksama. Ini berarti perencanaan segala sesuatunya sebelum mulai, memikirkan tindakan kita terus menerus, mengubah rencana apabila perlu, dan menilai seberapa efektif kegiatan kita. Pendekatan yang berkelanjutan ini juga dikenal dengan istilah “siklus perencanaan program”
12
Aug
Author: argyo | Category:
Gender,
Uncategorized
ANALISIS KEBUTUHAN GENDER
(Kajian Mengenai Pembekalan TKW yang akan Dikirim Ke Luar Negeri dalam rangka Penyusunan Kebijakan Responsif Gender di Kabupaten Karanganyar)
Drs. Argyo Demartoto M.Si
Atik Catur Budiati S.Sos
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses pembekalan terhadap tenaga kerja wanita yang dikirim ke luar negeri di Kabupaten Karanganyar mencakup (1) proses pembekalan tenaga kerja wanita di bidang Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT) yang dilaksanakan di Kabupaten Karanganyar (2) analisis kebutuhan gender praktis dan strategis terhadap proses pembekalan tenaga kerja, (3) manfaat pembekalan terhadap tenaga kerja wanita di luar negeri, (4) formulasi kebijakan di bidang ketenagakerjaan responsif gender yang dapat disusun untuk mengatasi kesenjangan gender di bidang ketenagakerjaan.
(Baca Selengkapnya)
Dibiayai oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional, Sesuai dengan Surat Perjanjian Pelaksanaan Penelitian Nomor : 006 / SP2H / PP / DP2M / III / 2007
10
Aug
Author: argyo | Category:
Gender
CONCEPT OF MASCULINITY FROM AGE TO AGE
AND ITS IMAGE IN MEDIA
1. The Meaning of Masculinity
Terminology of masculinity is same with talking about feminine. Masculine is a construction form of gentleman against male. Male is not born likewise with masculine character naturally. Masculinity is established by culture. Something which determines male or female character is culture (Barker, in Nasir, 2007:1). Generally, traditional masculinity consider highly values, among of them are : force, power, stout-heartedness, action, control, autonomy, self satisfaction, male solidarity, and working. And which are considered lower, among of them are: interpersonal relation, verbal ability, domestic life, communication, female, and children (Barker, Nasir, 2007:1).
(Read More)
10
Aug
Author: argyo | Category:
Gender
KONSEP MASKULINITAS DARI JAMAN KE JAMAN DAN
CITRANYA DALAM MEDIA
Argyo Demartoto
1. Pengertian Maskulinitas
Terminologi maskulin sama halnya jika berbicara mengenai feminin. Maskulin merupakan sebuah bentuk konstruksi kelelakian terhadap laki-laki. Laki-laki tidak dilahiran begitu saja dengan sifat maskulinnya secara alami, maskulinitas dibentuk oleh kebudayaan. Hal yang menentukan sifat perempuan dan laki-laki adalah kebudayaan (Barker, dalam Nasir, 2007:1). Secara umum, maskulinitas tradisional menganggap tinggi nilai-nilai, antara lain kekuatan, kekuasaan, ketabahan, aksi, kendali, kemandirian, kepuasan diri, kesetiakawanan laki-laki, dan kerja. Di antara yang dipandang rendah adalah hubungan interpersonal, kemampuan verbal, kehidupan domestik, kelembutan, komunikasi, perempuan, dan anak-anak (Barker, Nasir, 2007: l).
(Baca Selengkapnya)
09
Aug
Author: argyo | Category:
Teori
TEORI SOSIOLOGI FEMINIS
Drs. Argyo Demartoto, M.Si
Teori sosiologis feminis berkembang dari teori feminis pada umumnya, sebuah cabang ilmu baru tentang wanita yang mencoba menyediakan sistem gagasan mengenai kehidupan manusia yang melukiskan wanita sebagai objek dan subjek, sebagai pelaku dan yang mengetahui.
(baca selengkapnya)
06
Aug
Author: argyo | Category:
Teori
TEORI DRAMATURGI
Oleh: Drs. Argyo Demartoto M.Si
Dalam pendekatan dramaturgi, Goffman membedakan strategi yang digunakan individu untuk memperoleh kepercayaan sosial terhadap konsep dirinya. Individu memainkan peran terkontrol didepan orang lain (front stage), serta perilaku peran individu yang aktual yang tidak dipengaruhi faktor audiens (back stage).
(baca selengkapnya)
06
Aug
Author: argyo | Category:
Teori
TEORI KRITIS
Drs. Argyo Demartoto, M.Si
Berbicara mengenai pembangunan, persoalan yang dihadapi perempuan adalah pembangunan di segala bidang dan tingkatan yang sering kali dianggap tidak atau kurang berpihak kepada perempuan (gender blind atau gender bias). Program-program pembangunan secara formal seringkali dikuasai oleh laki-laki dan karena sumber daya yang penting dalam kehidupan suatu masyarakat hampir selalu dikuasai oleh pihak-pihak yang memiliki kekuatan social, ekonomi dan politik lebih kuat, maka muncul adanya marginalisasi terhadap peran perempuan dalam pembangunan.
(Baca selengkapnya)
06
Aug
Author: argyo | Category:
Gender
PEREMPUAN DAN REKRUITMEN POLITIK
Oleh: Drs. Argyo Demartoto, M.Si
PENDAHULUAN
Secara normatif kedudukan perempuan dan laki-laki adalah sejajar. Kesejajaran itu mestinya tampak pada semua aspek kehidupan, sebagaimana yang diamanahkan dalam UUD 1945 pasal 27 ayat (1) dan (2). Berkaitan dengan itu maka perempuan mempunyai hak dan kewajiban yang sama dengan laki-laki dalam berbagai bidang termasuk bidang politik, khususnya keanggotaan dalam lembaga legislatif baik ditingkat pusat maupun ditingkat daerah.
(Baca Selengkapnya)
06
Aug
Author: argyo | Category:
Gender
The Gender Needs Analysis
(The Study of the provisioning for the female migrant workers who will be sent abroad
for the Making of Gender Responsive Policy in Karanganyar Regency)
Drs. Argyo Demartoto M.Si2
ABSTRACT
This study aims to recite the provisioning process for the female migrant workers in Karanganyar Regency who will be sent abroad, including: (1) The provisioning process of the female migrant workers as domestic sector (PLRT) carried out in Karanganyar Regency, (2) The analysis of the practical and the strategic needs to the workers provisioning process, (3) The advantages of the provisioning to female migrant workers when they are abroad, (4) the formulation of the policy in the gender responsive work field that can be arranged to cope with gender discrepancy.
(Read More)
06
Aug
Author: argyo | Category:
Gender
ANALISIS KEBUTUHAN GENDER
(Kajian Mengenai Pembekalan TKW yang akan Dikirim Ke Luar Negeri dalam rangka Penyusunan Kebijakan Responsif Gender di Kabupaten Karanganyar )
Oleh :
Drs. Argyo Demartoto M.Si
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses pembekalan terhadap tenaga kerja wanita yang dikirim ke luar negeri di Kabupaten Karanganyar mencakup (1) proses pembekalan tenaga kerja wanita di bidang Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT) yang dilaksanakan di Kabupaten Karanganyar (2) analisis kebutuhan gender praktis dan strategis terhadap proses pembekalan tenaga kerja, (3) manfaat pembekalan terhadap tenaga kerja wanita di luar negeri, (4) formulasi kebijakan di bidang ketenagakerjaan responsif gender yang dapat disusun untuk mengatasi kesenjangan gender di bidang ketenagakerjaan.
(Baca Selengkapnya)