Fenomena Anak Muda Yang Bekerja di Kapal Pesiar Dalam Era Globalisasi Sebagai Bagian Dari Masyarakat Resiko

Argyo Demartoto

Dosen Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta, Kandidat Doktor Soiologi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta


ABSTRACT

In this globalization age, many risks are encountered by the society including in Indonesia, particularly in manpower sector. For that reason there is a distinct way by which the society can survive by changing their life pattern and job that is an orientation shift in occupation sector. It can be seen from the phenomena of many youngsters work in the cruiser with no longer national but international capacity. Working aboard the cruiser has many advantages, in addition to material advantage namely to get money in dollar, also the capability of visiting the destinations throughout world where the cruiser will stop by and anchor. Every job has risk, working aboard as cruiser does not always get advantage, since many risks occur to the cruiser. The risk of youngsters who work in navigation sector includes the social risk. For example, when their original culture formerly emphasizes on the sincerity (expect no reward) in estab¬≠lishing relation to others, changes into emphasizes on certain interest in establishing relation ūüėģ others. Therefore, there should be an attempt to control and to minimize the risk potentially created such as the capability of adaptation to a variety of people with different countries, ethnics, cultures and languages

 

Kata Kunci: anak muda, bekerja, kapal pesiar, masyarakat resiko

 

Read the rest of Fenomena Anak Muda Yang Bekerja di Kapal Pesiar Dalam Era Globalisasi Sebagai Bagian Dari Masyarakat Resiko

Posted in Jurnal by Argyo Demartoto. No Comments

Perempuan dan Rokok (Kajian Sosiologi Kesehatan Terhadap Perilaku Kesehatan Reproduksi Perempuan Perokok Di Kota Surakarta)

Yuni Lestari*, Argyo Demartoto**

* PT Agung Podomoro , Jakarta

** Staff Pengajar Fisip Universitas Sebelas Maret, Surakarta

Korespondensi: argyodemartoto@ymail.com

 

ABSTRAK

Banyak faktor perilaku yang memiliki konsekuensi negatifbagi kesehatan reproduksi wanita, salah satunya adalah merokok. Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah bidan Puskesmas dan suami dari wanita perokok, respondennya adalah wanita perokok. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, sementara sampel dengan maximum variation sampling dan snowball sampling. Analisis data menggunakan analisis interaktif meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasilnya menunjukkan bahwa faktor lingkungan keluarga, hubungan sosialdan keinginan mencoba hal baru membuat wanita merokok. Dalam sehari, responden mengkonsumsi rokok 3 batang hingga 1 atau 2 bungkus rokok. Pengetahuan perokok wanita tentang kesehatan reproduksi cukup luast namun sikap mereka dalam menjaga kesehatan reproduksi masih kurang karena mereka berhenti merokok hanya selama kehamilan dan menyusuL Setelah itu, mereka akan merokok lagi. Selain itu, beberapa responden tidak memiliki kesadaran untuk memeriksakan kesehatan reproduksi ke dokter secara rutin.

Kata Kunci: perokok wanita, perilaku kesehatan reproduksi

Read the rest of Perempuan dan Rokok (Kajian Sosiologi Kesehatan Terhadap Perilaku Kesehatan Reproduksi Perempuan Perokok Di Kota Surakarta)

Posted in Jurnal by Argyo Demartoto. No Comments

ORIENTASI SEKSUAL DAN PERILAKU SEKSUAL

Dr. Argyo Demartoto, M.Si

 

ORIENTASI SEKSUAL     : rasa ketertarikan secara seksual dan emosional

terhadap jenis kelamin tertentu

 

Orientasi seksual terdiri dari 3 kelompok:

  1. 1.      Heteroseksual : ketertarikan secara seksual dan emosional pada jenis kelamin

yang berbeda

Contoh :

laki-laki tertarik pada perempuan dan sebaliknya

Read the rest of ORIENTASI SEKSUAL DAN PERILAKU SEKSUAL

Posted in Gender S2-Seksualitas dan Budaya by Argyo Demartoto. No Comments

Dinamika Pemuda Terkini

Oleh : Argyo Demartoto

Era Orba yang tenggelam dan tergan-tikan dengan era baru yang dikenal dengan reformasi telah membawa serta perubahan sebagai suatu simbol penting. Simbol tersebut makin kentara dengan munculnya perubahan tatanan sosial politik bangsa ini. Pemuda menjadi salah satu pihak yang menuai dampak adanya perubahan tersebut. Pemuda kini, tidak sepenuhnya lagi terkungkung dalam perspektif patologi dimana mereka akrab dikaitkan pada isu-isu yang lebih bernilai negatif di mata masyarakat ketimbang nilai positif. Dapat dipahami demikian, karena pada perspektif tersebut menggambarkan pemuda dengan unconventional behavior of youth, e.g. deliquency, etc- are explained as the failure of society to integrate young people into adult world (Lanuza, 2004 : 7). Adanya perspektif pemuda lain selain patologi yaitu perspektif agensi menjadi pesan penting yang coba dikomunikasikan buku ini. Dengan maksud melalui lensa perspektif agensi dapat memperlihatkan pemuda sebagai seorang subjek yang me-nempati suatu posisi dan peran tertentu dalam suatu setting sosial.

Read the rest of Dinamika Pemuda Terkini

Posted in Jurnal by Argyo Demartoto. No Comments

SEKS, GENDER, SEKSUALITAS GAY DAN LESBIAN

Dr. Argyo Demartoto, MSi[1]

  1. A.    PENGANTAR

Perbincangan mengenai seks dan seksualitas masih dianggap tabu oleh sebagian masyarakat Indonesia, apalagi perbincangan mengenai homoseksualitas. Hal tersebut menyebabkan kurangnya informasi dan otomatis berdampak pula pada kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai pendidikan seksual, terutama yang berhubungan dengan homoseksualitas. Tidak adanya pengetahuan yang memadai inilah yang menyebabkan munculnya informasi-informasi yang simpang siur dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya berkenaan dengan homoseksualitas di Indonesia. Hingga kemudian memberikan stigma negatif mengenai homoseksualitas terutama gay dan lesbian.

Read the rest of SEKS, GENDER, SEKSUALITAS GAY DAN LESBIAN

Posted in Gender Jurnal by Argyo Demartoto. No Comments

TEORI KONSTRUKSI SOSIAL DARI PETER L. BERGER DAN THOMAS LUCKMAN

Dr. Argyo Demartoto, M.Si.

 

  1. 1.    Teori Aksi

Talcott Parsons berpendapat bahwa aksi ( action ) itu bukanlah perilaku ( behavior ). Aksi merupakan tanggapan atau respon mekanis terhadap suatu stimulus sedangkan perilaku adalah suatu proses mental yang aktif dan kreatif. Menurut Parsons, yang utama bukanlah tindakan individual, melainkan norma-norma dan nilai-nilai sosial yang menurunkan dan mengatur perilaku (Sarwono, 1993 : 19 ).

Parsons melihat bahwa tindakan individu dan kelompok dipengaruhi oleh tiga sistem, yaitu sistem sosial, sistem budaya, dan sistem kepribadian masing-masing individu. Kita dapat mengaitkan individu dengan sistem sosialnya melalui status dan perannya. Dalam setiap sistem sosial individu menduduki suatu status  dan berperan  sesuai dengan norma atau aturan yang dibuat oleh sistem tersebut dan perilaku ditentukan pula oleh tipe kepribadiannya. (Sarwono, 1993 : 19 ).

Read the rest of TEORI KONSTRUKSI SOSIAL DARI PETER L. BERGER DAN THOMAS LUCKMAN

Posted in Teori by Argyo Demartoto. No Comments

TEORI MASYARAKAT RISIKO DARI ULRICH BECK

Dr. Argyo Demartoto, M.Si.

 

  1. A.      Istilah Masyarakat Risiko

Istilah masyarakat risiko (risk society) merupakan istilah yang melekat pada sosiolog kenamaan Jerman Ulrich Beck. Istilah tersebut sebenarnya dapat dilihat sebagai sejenis masyarakat industri¬† karena kebanyakan risikonya berasal¬† dari industri. Hal tersebut dapat terjadi sebab menurut Beck kita masih berada dalam era modern, walaupun dalam bentuk modernitas yang baru. Perbedaan tersebut terletak pada tahap ‚ÄĚklasik‚ÄĚ modernitas yang sebelumnya berkaitan dengan masyarakat industri, sedangkan modernitas ‚Äúbaru‚ÄĚ berkaitan dengan¬† masyarakat risiko (Clark, 1997, dalam¬† Ritzer dan Goodman, 2003 : 561).

Read the rest of TEORI MASYARAKAT RISIKO DARI ULRICH BECK

Posted in Teori by Argyo Demartoto. No Comments

Pendidikan Multikultural Sebagai Media Pembawa Generasi Baru Yang Terbuka Menghadapi Perbedaan

Dr. Argyo Demartoto, M.Si

Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta. Jl. Ir. Sutami No. 36 A Kentingan Surakarta 57121

E-mail: argyodemartoto@ymail.com

 

Abstrak

Bangsa Indonesia terdiri dari beraneka ragam suku, agama, ras dan antar golongan namun tetap satu juga. Hal ini sesuai dengan semboyan negara dan bangsa Indonesia yakni Bhinneka  Tunggal Ika. Akan tetapi di masyarakat termasuk di sekolah sering terjadi prasangka, konflik dan tindak kekerasan berdasarkan perbedaan keyakinan, pendapat, identitas maupun gaya hidup. Salah satu upaya untuk mengantisipasi agar hal itu tidak terjadi maka realitas seperti pluralitas, keberagaman (diversity) dan multikulktural harus disosialisasikan dan diajarkan kepada siswa di sekolah. Transformasi pendidikan multikultural dilakukan dengan pengembangan prinsip unity in diversity, artinya menghargai pluralisme budaya, toleransi, kebebasan, kesederajatan dan kemanusiaan. Untuk itu diperlukan dukungan dari seluruh elemen lembaga pendidikan secara komprehensif dan holistik yakni sumber daya manusia di sekolah, pengembangan kurikulum yang integratif untuk meningkatkan kompetensi multikultural, sarana dan prasarana sekolah termasuk suasana di sekolah dan kelas, kinerja siswa serta pola budaya dalam mengajar dan pembelajaran. Seluruh elemen ini diharapkan dapat mendukung keberhasilan pendidikan multikultural dalam mengantarkan generasi baru yang terbuka menghadapi perbedaan.

Read the rest of Pendidikan Multikultural Sebagai Media Pembawa Generasi Baru Yang Terbuka Menghadapi Perbedaan

Posted in Development S2-Seksualitas dan Budaya by Argyo Demartoto. No Comments

TEORI STRUKTURASI DARI ANTHONY GIDDENS

Dr. Argyo Demartoto, M.Si.

Teori strukturasi merupakan teori yang menepis dualism (pertentangan) dan mencoba mencari likage atau pertautan setelah terjadi pertentangan tajam antara struktur fungsional dengan konstruksionismefenomenologis. Giddens tidak puas dengan teori pandangan yang dikemukakan oleh struktural-fungsional, yang menurutnya terjebak pada pandangan naturalistik. Pandangan naturalistik mereduksi aktor dalam stuktur, kemudian sejarah dipandang secara mekanis, dan bukan suatu produk kontengensi dari aktivitas agen. Tetapi Giddens juga tidak sependapat dengan konstruksionisme-fenomenologis, yang baginya disebut sebagai berakhir pada imperalisme subjek. Oleh karenanya ia ingin mengakiri klaim-klaim keduanya dengan cara mempertemukan kedua aliran tersebut.

Read the rest of TEORI STRUKTURASI DARI ANTHONY GIDDENS

Posted in Teori by Argyo Demartoto. No Comments

Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Seksual Laki-Laki Yang Berhubungan Seks Dengan Laki-Laki (LSL) Dalam Kaitannya Dengan HIV dan AIDS

Dr. Argyo Demartoto, M.Si[1]

 

Pendahuluan

Situasi epidemi HIV dan AIDS di Indonesia hingga akhir tahun 2020 akan terus mengalami peningkatan prevalensi, masih ditingkat terkonsentrasi pada populasi paling beresiko (the most at risk populations ‚Äď mARPs). Situasi ini mendorong program pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS diarahkan pada mARPs termasuk komunitas Laki-laki yang berhubungan Seks dengan Laki-laki (LSL).

Read the rest of Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Seksual Laki-Laki Yang Berhubungan Seks Dengan Laki-Laki (LSL) Dalam Kaitannya Dengan HIV dan AIDS

Posted in S2 UNDIP by Argyo Demartoto. No Comments
Skip to toolbar